Hujan deras mengguyur Palangka Raya tercinta setelah sejak pagi panas begitu menyengat. Karunia Allah turun ke bumi mengganti terik dengan guyuran hujan yang menyejukkan. Alhamdulillah.
Kecintaanku pada bumi Tambun Bungai tertanam begitu kuat, bukan saja karena aku terlahir sebagai anak dayak tapi juga karena sepanjang usiaku kulalui di Kota Palangka Raya.
Ayahku lahir di Sukadana, hijrah ke Kalimantan Tengah, bertemu dengan ibuku yang asli Dayak Ma'anyan.Sejak kecil sampai kuliah aku menetap di Kota Palangkaraya, saat menikah dan menjadi bekerja baru aku hijrah ke luar kota Palangkaraya, itu pun tak jauh, aku pergi ke Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit. Kurang lebih 20 tahun aku menetap di Sampit, sampai akhirnya karena 'sesuatu' memutuskan untuk kembali pulang ke kampung halamanku tercinta ini, berkumpul bersama keluarga besarku. Senangnya bisa kembali pulang, meski demikian Sampit menyimpan kenangan terindahku.Sebab disanalah aku merintis hidup baru dari nol. bertemu dengan sahabat-sahabat terbaiku, yang selalu ada saat aku membutuhkan mereka ( suweeer, aku nangis saat mengingat mereka, ada titik dimana aku nyaris jatuh, dan mereka ada untuk menguatkan aku....Tri Harmawanti, Elja DNingsih ( namanya ngga boleh ditulis lengkap ntar orangnya protes tes tes hi hi hi) Sutini, Fitri Saltinah, Parinah, Kamariah, Intan permata Sari. Zubaidah, Siti Nurjannah, Umi, Jauharratu, Tri Handayani, Umu, Erni, Reni, Iwansyah, Sarkawi, Prapto, Erwin.. dan dan dan baaaanyaaaak....( capek dech memoriku ini, baru pisah beberapa bulan udah lupa lupa inga sama nama rekan2 di MAN Sampit... huuu coliiii...jangan maraaaaaah yaaa ). Jadi, Sampit kuanggap sebagai kampung ke duaku yang kapan waktu aku akan datang lagi meski tidak menetap di sana. Miss you MANSA, Miss you Sampit.
Hujan semakin deras.
Tulisanku "nyangkut-nyangkut" karena terlalu banyak luapan hati yang ingin kutuangkan. Tapi, ach, tak perlu buru-buru, pada saatnya aku pasti bisa membagi ceritaku melalui blog ini. Segini dululah, untuk memanaskan blogku hari ini. salam termanis.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar